Kamis, 29 September 2016

TUGAS ILMU BUDAYA DASAR 1

TUGAS ILMU BUDAYA DASAR 1

Dosen : Ramita Hapsari
Nama : Erica Yoshi Fikrianti
NPM : 12216350
Jurusan         : Manajemen
Soal         : Budaya/tradisi apa saja yang mulai hilang di masyarakat, dan bagaimana peran pemerintah atau masyarakat untuk melestarikan kembali kebudayaan tersebut.
 


Tanjidor (kadang hanya disebut tanji) adalah sebuah kesenian Betawi yang berbentuk orkes. Kesenian ini sudah dimulai sejak abad ke-19 atas rintisan Augustijn Michiels atau lebih dikenal dengan nama Mayor Jantje di daerah Citrap atau Citeureup.[1] Alat-alat musik yang digunakan biasanya sama seperti orkes barisan. Kesenian Tanjidor juga terdapat di Kalimantan Barat, sementara di Kalimantan Selatan sudah punah.

PENGANTAR TENTANG SENI BUDAYA    

Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta.dari buddhi (akal atau budi),diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Menurut istilah kebudayaan merupakan sesuatu yang agung dan mahal, tentu saja karena ia tercipta dari hasil rasa, karya, karsa dan cipta manusia yang kesemuanya merupakan sifat yang hanya ada pada manusia.
Kebudayaan sebagai ciri bangsa yang memiliki peradaban lebih maju diimplementasikan dalam bentuk karya bunyi dan gerak melahirkan kesenian. Sesuatu yang bagi kelompok pada jamannya merupakan karya yang dinikmati sebagai keindahan dan kenikmatan.baik dalam pendengaran dan pengilihatan yang diterima oleh perasaan. Kesenian sebagai produk lanjut kebudayaan lahir juga karena proses pemikiran yang melahirkan penemuan alat-alat bebunyian dan ide kreatif masyarakat terhadap gerak tubuh. Lahirnya seni musik, seni rupa, seni lukis, tari dan Iain-Iain, adalah prosesi kemampuan akal mencipta berdasarkan instink dan feeling yang ingin dipersembahkan sebagai sebuah karya.


PERAN & TANGGUNG JAWAB PEMUDA JAKARTA
Tanjidor sering kali dipentaskan pada acara-acara seni seperti gebyar budaya yang pernah diselenggarakan di Monas, dan berbagai acara-acara seni. Peran pemuda-pemudi Indonesia untuk melestarikan kebudayaan betawi ini adalah dengan memainkan dan memperkenalkan kembali ke masyarakat local maupun asing bahwa I
ndonesia khususnya betawi mempunyai alat music legendaris yaitu tanjidor.
 Pemerintah bisa memberikan suport kepada masyarakat dalam bentuk :
1.Membangun sarana dan prasarana untuk mengembangkan beragam tradisi dan budaya kita,
seperti membangun gedung Kesenian / pementasan seni tari ; gallery ;dsb.
2.Sarana Pendidikan dibidang SENI-BUDAYA dan Pariwisata
3.Menyelenggarakan berbagai event-Seni-Budaya ;Festifal Seni -Budaya dsb.

Sudah saatnya kita sepakati sikap bersama dalam satu tujuan untuk menjaga dan melestarikan seni budaya lokal,dalam hal ini Jakarta (Betawi) yang bersama seni budaya daerah lain akan menjadi kebanggaan identitas bangsa kita. Pemuda Jakarta tidak hanya beroientasi pada kegiatan sosial politik saja,tapi harus mulai peduli pada pengayaan maupun pelestarian seni budaya Jakarta. Untuk itu, kita harus memiliki niat mempertahan kebudayaan kita dengan cara :

1. Menumbuhkan semangat nasionalisme yang tangguh.misal mencintai poruduk dalam negeri dan karya seni budaya sendiri.
2. Menanamkan dan melaksanakan ajaran agama dengan sebaik-baiknya, sehingga dapat menangkal seni budaya asing yang merugikan moral bangsa.
3. Selektif terhadap kebudayaan asing yang masuk ke Indonesia.
4. Pemerintah harus menghak-patenkan produk kebudayaaan Indonesia.
5. Menyiapkan kajian yang berorientasi pada pemantapan kelestarian seni budaya.Mengajukan program-program kerjasama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta,khususnya melibatkan Pemuda Jakarta dan Lembaga kebudayaan di Jakarta.

https://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20131001015627AA3A0No

Selasa, 27 September 2016

TUGAS ILMU BUDAYA DASAR 1


Dosen             : Ramita Hapsari
Nama              : Erica Yoshi Fikrianti
NPM                : 12216350
Jurusan           : Manajemen

Soal :
Kaitkan antara manusia dan kebudayaan dengan ilmu manajemen!

Hubungan antara ilmu budaya dasar dengan manajemen

Assalamualaikum wr,wb
Puji syukur kehadirat Allah swt yang telah melimpahkan karunia-Nya sehingga saya bisa membuat karya tulis yang berjudul Hubungan Antara Manusia dan Kebudayaan dengan Manajemen. Ilmu Budaya Dasar adalah salah satu mata kuliah softskill saya di Universitas Gunadarma, yang apabila mempunyai soft skill yang baik harapannya akan dapat membawa diri dengan baik dalam pergaulannya, baik dalam berfikir, bertindak dan mengambil sebuah keputusan dalam organisasi. Suksesnya proses interakasi dan adaptasi dengan lingkungan akan menunjang kesuksesan dalam karir. Seringkali manusia tidak dapat menyelesaikan masalah dalam organisasi karena tidak mengetahui budaya dalam organisasi tersebut.

Pertama saya akan mendeskripsikan arti budaya dan manajemen:

Manusia adalah makhluk sosial yang senantiasa membutuhkan orang lain, oleh karena itu manusia senantiasa membutuhkan interaksi dengan manusia yang lain. 
Budaya adalah sesuatu yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan, dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak.
Manajemen adalah suatu kegiatan yang berhubungan dengan atur-mengatur untuk mencapai suatu tujuan organisasi dengan cara bekerja sama dengan relasi dan sumber daya manusia yang dimiliki oleh suatu organisasi.
Ilmu Budaya Dasar adalah suatu pengetahuan yang menelaah berbagai masalah kemanusiaan dan budaya, dengan menggunakan pengertian-pengertian yang berasal dari dan telah dikembangkan oleh berbagai bidang pengetahuan keahlian yang tergolong dalam pengetahuan budaya.
Kaitan Budaya dengan Manajemenian
Jika kita melihat pengertian Budaya dan Manajemen di atas maka kaitannya budaya dengan manajemen adalah manajemen merupakan cara yang dilakukan untuk membentuk suatu kebudayaan, jadi budaya yang baik pasti awalnya ada manajemen yang baik pula, contohnya, jika seorang leader di organisasi me-manajemen seluruh SDM nya untuk disiplin, datang tepat waktu, dan perintah tersebut diterapkan oleh SDM secara terus menerus dalam waktu yang lama maka itu disebut dengan budaya. Contoh lain, jika seorang leader menerapkan system keterbukaan pemikiran pada sesama SDM maka seluruh masalah yang kaitannya dengan SDM di organisasi bisa tertangani karena fungsi budaya keterbukaan pemikiran tersebut.
Fungsi budaya dalam suatu organisasi :
1.      Identitas dan citra organisasi di masyarakat
2.      Sebagai pola perilaku
3.      Sebagai adaptasi dalam perubahan
4.      Sebagai kekuatan peggerak
5.      Sebagai batas perilaku, apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan
6.      Sebagai tali pengikat SDM (Sumber Daya Manusia) dalam suatu organisasi

5 fungsi budaya dalam suatu organisasi menurut Robbins (1996 : 294) sebagai berikut:

1.  Budaya menciptakan pembedaan yang jelas antara satu organisasi dengan yang lain.
2.  Budaya membawa suatu rasa identitas bagi anggota-anggota organisasi. 
3. Budaya mempermudah timbulnya komitmen pada sesuatu yang lebih luas daripada kepentingan diri individual seseorang. 
4. Budaya merupakan perekat sosial yang membantu mempersatukan organisasi itu dengan memberkan standar-standar yang tepat untuk dilakukan oleh karyawan.
5.  Budaya sebagai mekanisme pembuat makna dan kendali yang memandu dan membentuk sikap serta perilaku karyawan. 


Kesimpulan :
Dalam suatu organisasi, manajemen adalah suatu cara untuk membentuk suatu budaya, sebaliknya dalam membentuk suatu budaya di suatu organisasi harus me-manajemen SDM dengan baik.

Sumber:
http://ulfafla.blogspot.co.id/2013/10/hubungan-ilmu-budaya-dasar-dengan.html
Prasetya.Joko.2013.Ilmu Budaya Dasar.Jakarta.Rineka Cipta